Keluaran 23:14-19: Peraturan Tentang Kebaktian dan Hari-hari Raya

Peraturan Tentang Kebaktian dan Hari-hari Raya​.

Setelah belajar perikop Peraturan Tentang Hak-hak Manusia, sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yaitu Peraturan Tentang Kebaktian dan Hari-hari Raya.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam kitab Keluaran (Exodus 23:14-19 dengan judul perikop Peraturan Tentang Kebaktian dan Hari-hari Raya).

Kita belajar perikop Peraturan Tentang Kebaktian dan Hari-hari Raya ini dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Semua ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Peraturan Tentang Kebaktian dan Hari-hari Raya (Kitab Keluaran 23:14-19)


Exo 23:14 "Tiga kali setahun haruslah engkau mengadakan perayaan bagi-Ku.

Exo 23:15 Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah kaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi, seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan dalam bulan Abib, sebab dalam bulan itulah engkau keluar dari Mesir, tetapi janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa.

Exo 23:16 Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang.

Exo 23:17 Tiga kali setahun semua orangmu yang laki-laki harus menghadap ke hadirat Tuhanmu TUHAN.

Exo 23:18 Janganlah kaupersembahkan darah korban sembelihan yang kepada-Ku beserta sesuatu yang beragi, dan janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi.

Exo 23:19 Yang terbaik dari buah bungaran hasil tanahmu haruslah kaubawa ke dalam rumah TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam susu induknya."


18-19. Ada tiga peraturan yang harus diperhatikan selama penyelenggaraan perayaan-perayaan ini:

(1) Harus dipakai roti yang tidak beragi sepanjang perayaan, bukan hanya ketika merayakan Hari Raya Roti Tidak Beragi, tetapi pada semua perayaan itu.

(2) Lemak kurban hari raya-Ku tidak boleh disisakan (bdg. 12:10). Yang terbaik dari buah ... hasil tanahmu. Menahan pengakuan dan pengungkapan rasa berterima kasih ini telah berkali-kali mendatangkan hukuman atas Israel (bdg. Mal. 3:8).

(3) Janganlah kaumasak anak "kambing" (tidak ada dalam naskah aslinya) dalam susu ibunya. Peraturan ini tampaknya tidak sesuai dengan peraturan lainnya, sehingga untuk waktu yang lama memberikan peluang kepada para penafsir untuk menduga-duga maksudnya.

Kemudian, di dalam prasasti Ugarit yang ditemukan tahun 1930, diketahui adanya kebiasaan di Kanaan untuk memasak seorang anak di dalam susu ibunya sebagai upacara agama kesuburan (Birth of the Gods, 1:14).

Israel, dengan mempersembahkan hasil yang terbaik, mengakui bahwa berkat itu datang dari Yehovah, bukan dari ilmu sihir.

Hari-hari Raya Ziarah (23:14-19).

Sekalipun terdapat perayaan-perayaan lain yang harus dilaksanakan, ketiga perayaan ini merupakan perayaan besar di mana semua orang laki-laki Israel harus hadir di hadapan Tuhan.

Di dalam ketiga perayaan ini mereka akan mengingat bukan hanya penebusan mereka, tetapi juga berkat dan pemeliharaan Allah yang berkesinambungan.

Telah dikemukakan bahwa perintah untuk merayakan hari-hari raya ini bukan sekadar kewajiban, namun juga hak, "sebab baik melaksanakan perayaan untuk Tuhan maupun tampil di hadapan-Nya merupakan kehormatan besar yang dicurahkan Yehovah atas bangsa perjanjian-Nya" (KD).

14. Perayaan. Bandingkan 5:1.

15. Roti Tidak Beragi. Tidak dapat dipisahkan, tentu saja dari Paskah (bdg. ps. 12; 13; Im. 23:5).

Janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa. Persembahan-persembahan harus dibawa sebagai bukti ucapan syukur atas berkat-berkat Allah dan selaku upeti kepada Yehovah Raja mereka (Ul. 16:16, 17).

16. Hari Raya Menuai. Pentakosta (Im. 23:15-22; Bil. 28:26-31; Ul. 16:9-12).

Hari Raya Pengumpulan Hasil. Hari Raya Pondok Daun (Im. 23:34-43; Bil. 29:12 dst.; Ul. 16:13, 14).

Perayaan-perayaan ini menandai awal dan akhir masa panen atas segala sesuatu yang dihasilkan tanah.

Perikop Selanjutnya: Janji dan Tegoran Kepada Israel.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel