1 Tawarikh: Nyanyian Puji-pujian Daud

Setelah Tabut ALLAH dipindahkan ke Yerusalem, maka raja Daud (yang juga merupakan seorang Pemazmur yang disenangi di Israel dan pandai main kecapi) memuji Tuhan dan menetapkan para penyanyi untuk menyanyikan syukur bagi TUHAN.

Klik:

1 Chronicles 16:7-36


1Ch 16:7 Kemudian pada hari itu juga, maka Daud untuk pertama kali menyuruh Asaf dan saudara-saudara sepuaknya menyanyikan syukur bagi TUHAN:

1Ch 16:8 Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!

1Ch 16:9 Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

1Ch 16:10 Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!

1Ch 16:11 Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

1Ch 16:12 Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,

1Ch 16:13 hai anak cucu Israel, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!

1Ch 16:14 Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

1Ch 16:15 Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,

1Ch 16:16 yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak,

1Ch 16:17 diadakan-Nya bagi Yakub menjadi ketetapan, bagi Israel menjadi perjanjian kekal,

1Ch 16:18 firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberi tanah Kanaan sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."

1Ch 16:19 Ketika jumlah mereka tidak seberapa, sedikit saja, dan mereka orang-orang asing di sana,

1Ch 16:20 dan mengembara dari bangsa yang satu ke bangsa yang lain, dan dari kerajaan yang satu ke suku bangsa yang lain,

1Ch 16:21 Ia tidak membiarkan siapapun memeras mereka; dihukum-Nya raja-raja oleh karena mereka:

1Ch 16:22 "Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat terhadap nabi-nabi-Ku!"

1Ch 16:23 Bernyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

1Ch 16:24 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.

1Ch 16:25 Sebab besar TUHAN dan terpuji sangat, dan lebih dahsyat Ia dari pada segala allah.

1Ch 16:26 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.

1Ch 16:27 Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan sukacita ada di tempat-Nya.

1Ch 16:28 Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

1Ch 16:29 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan.

1Ch 16:30 Gemetarlah di hadapan-Nya hai segenap bumi; sungguh tegak dunia, tidak bergoyang.

1Ch 16:31 Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah orang berkata di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja!"

1Ch 16:32 Biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya,

1Ch 16:33 maka pohon-pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.

1Ch 16:34 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

1Ch 16:35 Dan katakanlah: "Selamatkanlah kami, ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu."

1Ch 16:36 Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Maka seluruh umat mengatakan: "Amin! Pujilah TUHAN!"


Tafsiran Wycliffe


7. Daud untuk pertama kali menyuruh ... menyanyikan syukur bagi Tuhan. Kidung yang disediakan Daud bagi mereka itu dengan sedikit perubahan merupakan Mazmur 105:1-15; 96 dan 106:1, 47-48.

Di dalam Kitab Mazmur semua mazmur ini tidak disebutkan penggubahnya, namun berlandaskan pada pemakaiannya oleh Daud di sini, tampaknya memang dia yang menggubahnya.

Menyuruh Asaf. Oleh karena itu, banyak mazmur Daud mencantumkan di judulnya: "untuk pemimpin biduan."

12. Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya. Mazmur 105 adalah salah satu survei akbar pemazmur tentang kesetiaan Allah di dalam sejarah.

15. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya. Bahasa Ibrani, berît. Ini adalah alat penebusan Allah melalui mana Dia menganugerahkan pemulihan hubungan dengan diri-Nya dengan syarat umat-Nya mengandalkan janji-janji-Nya dengan setia (Kej. 15:6).

Perjanjian ini dinyatakan untuk pertama kali di Eden kepada Adam yang jatuh dalam dosa (Kej. 3:15), lalu ditegaskan kepada Abraham dan keturunannya yang terpilih (Kej. 17:7, 8; Kel. 19:5, 6; Gal. 3:29).

Puncak pelaksanaannya tergantung pada kematian Yesus Kristus, Pembuat Perjanjian yang ilahi itu (Ibr. 9:15-17), suatu fakta yang dilambangkan oleh perjanjian yang lebih tua yang bersifat antisipatif melalui pencurahan darah hewan yang dikurbankan (Kel. 24:4-6; Ibr. 9:18-22).

20. Mengembara dari bangsa yang satu ke bangsa yang lain karena mereka telah memperoleh janji, bahwa Palestina akan diberikan kepada mereka, tetapi belum memperoleh penggenapannya (Ibr. 11:9).

22. Orang-orang yang Kuurapi. Dipisahkan secara khusus oleh Roh-Ku (bdg. I Sam. 16:13).

Nabi-nabi-Ku. Abraham adalah seorang yang sering kali menerima penyataan Allah, sekalipun dia tidak secara tetap memberitakan penyataan-penyataan tersebut.

Oleh karena itu dia disebut sebagai nabi ketika Allah melindunginya terhadap Abimelekh, raja Gerar (Kej. 20:7).

Para leluhur Israel yang lainnya membuat sejumlah nubuat yang khusus (misalnya Yakub di Kej. 48:19).

Mazmur 105:16-45 kemudian melanjutkan sejarah Israel melalui pembenaran yang lebih hebat atas peristiwa Keluaran; tetapi pada saat ini Daud beralih kepada Mazmur gubahannya yang kedua (Mzm. 96).

29. Sujudlah menyembah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan. Terjemahan yang cukup tepat.

Sujudlah menyembah. Sebuah tindakan yang layak mengingat Allah hadir di atas Tabut Perjanjian (Bil. 7:89).

33. Ia datang untuk menghakimi bumi. Sebuah ungkapan tentang harapan Israel yang berkembang terhadap kedatangan Yesus Sang Mesias (bdg. Kej. 49: 10; Bil. 24:17; I Sam. 2: 10; Mzm. 2).

35. Selamatkanlah kami, ya Tuhan ... dari antara bangsa-bangsa. Sebuah doa yang mengena mengingat penindasan orang Filistin yang baru saja berlalu (bdg. taf. 13:2).

36. Ayat ini berlandaskan pada kesimpulan dari Mazmur 106 yang juga merupakan kidung pujian penutup dari kitab keempat Sang Pemazmur (Mzm. 90-106).

Jadi tampak, bahwa Daud telah menggubah Mazmur 106 dengan tujuan untuk menutup kumpulan Mazmur ini (bdg. ay. 14 di Mzm. 41 yang juga merupakan kidung penutup dari kumpulan Mazmur yang pertama).

Maka seluruh umat mengatakan: "amin" yang artinya kokoh, mantap.

Amin dengan demikian dapat diterjemahkan sebagai, "Memang demikian adanya!"

Pujilah Tuhan. Dalam bahasa Ibraninya adalah Haleluya.

Tabut Perjanjian Dibawa ke Yerusalem (15:1-16:43).

Di zaman Ezra, Yerusalem lebih merupakan pusat ibadah daripada ibu kota kerajaan (keadaan yang berlangsung hingga sekarang).

Penulis Tawarikh dengan demikian melanjutkan narasi sebelumnya (lih. ps. 13) tentang rencana membawa Tabut Perjanjian ke Yerusalem, yang pelaksanaannya menghasilkan pemusatan ibadah Israel secara permanen di dalam batas tembok-tembok ibu kota Daud yang baru tersebut.

Pasal 15; 16 banyak menjelaskan kisah yang sama di II Samuel 6:12-20.

Hal ini disebabkan karena 15:1-15 menguraikan segala persiapan sang raja secara lebih terinci untuk mencegah terjadinya tragedi yang telah mencemarkan usaha Daud sebelumnya dan untuk memastikan tersedianya semua penyanyi yang dibutuhkan (ay. 16-24); penyanyi-penyanyi tersebut mengutip mazmur pengucapan syukur Daud yang digunakan pada saat Tabut Perjanjian diletakkan di kemah yang telah disediakan sebelumnya (16:7-36); dan mereka kemudian menjelaskan pengaturan suku Lewi yang telah ditentukan oleh Daud untuk memelihara pelayanan reguler di tempat ibadah di Yerusalem (ay. 4-6, 37-42).

Kenaikan Daud Menjadi Raja (11:1-20:8).

Sesudah kematian Saul pada tahun 1010 sM, maka Daud ditahbiskan sebagai raja atas suku Yehuda di Hebron (II Sam. 2:4).

Tetapi permintaannya untuk menjadi raja atas seluruh Israel (II Sam. 2:5, 6) ditolak sebab putra Saul, Isyboset telah dinobatkan menjadi raja atas suku-suku utara dan timur (II Sam. 2:8, 9).

Akan tetapi, penulis Tawarikh mengabaikan tujuh setengah tahun yang tidak menyenangkan ini (II Sam. 5:5) yang merupakan masa suksesi yang penuh perselisihan, perang saudara serta penindasan oleh orang Filistin (bdg. II Sam. 3:4), dan ia langsung melangkah kepada rangkaian peristiwa mengenai penobatan Daud sebagai raja atas seluruh Israel (dari tahun 1003 sM hingga tahun 995 sM).

I Tawarikh 11:1-20:3 dengan demikian sama dengan II Samuel 5-10 dan memperjelasnya (dengan menghilangkan II Samuel 9 yang mengisahkan kebaikan hati Daud terhadap Mefiboset).

Bagian ini melukiskan keberhasilan Daud menduduki Yerusalem, yang akan menjadi "kota Daud", yaitu ibu kota pemerintahan politiknya, bersama dengan para pendukungnya yang dari kalangan militer (ps. 11-12).

Dikisahkan pula keberhasilannya untuk melepaskan diri dari kekuasaan orang Filistin (ps. 14) serta tindakannya memusatkan ibadah dengan menempatkan Tabut Perjanjian di Yerusalem sehingga Yerusalem juga menjadi pusat ibadah bangsa Israel (ps. 13; 15; 16).

Juga dicatat tentang serangkaian kemenangan pasukan Daud di segala penjuru (ps. 18-20).

Puncak semuanya terletak di dalam nubuat Allah yang disampaikan melalui nabi Natan (ps. 17). "Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan ... Aku akan menundukkan segala musuhmu" (17:8, 10).

Karena pesan yang membawa harapan tersebut tidak hanya untuk Daud pribadi tetapi juga untuk "umat-Ku Israel ... dalam masa yang masih jauh" (17:9, 17); untuk masyarakat yang dalam pergumulan pada zaman Ezra; untuk jemaat Anak Daud yang lebih besar itu yang mengenai Dia, Allah mengatakan, "Ia akan menjadi anak-Ku" (17:13); dan untuk kerajaan Mesias yang masih akan diwujudkan, yaitu Mesias yang takhtaNya akan kokoh untuk selama-lamanya (17:14).

Sumber bahan: Software e-sword dan Alkitab.sabda.org.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel